Kamis, 08 Desember 2011

Analisa Wenger Buat Madrid Kalahkan Barca


Arsene Wenger  (Foto: Daylife)
Arsene Wenger (Foto: Daylife)
LONDON - Arsene Wenger ternyata tidak ingin melewatkan laga El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona akan berlangsung Minggu (11/12/2011). Pelatih Arsenal ini menyempatkan diri untuk membuat analisis tentang bagaimana cara yang tepat bagi Real Madrid untuk mengalahkan Barcelona.

Pelatih asal Prancis tersebut merasa El Classico merupakan partai kelas berat Liga Spanyol. Menurut Wenger, ini adalah saat yang tepat bagi El Real untuk menunjukkan kelas mereka yang dalam beberapa musim terakhir seakan tertinggal dari Barcelona.

“Itu jelas merupakan laga di masa ini yang mempertemukan dua tim terbaik di dunia, jadi itu adalah laga yang ingin kami saksikan. Tidak ada seorang pun yang ingin kalah disana. Perang urat syaraf mungkin memainkan peran besar kaerna tekanan yang ada selalu tinggi,” ujar Wenger dalam situs resmi klub, disitat dari Goal, Kamis (8/12/2011).

“Secara keseluruhan itu adalah kesempatan bagi Real Madrid untuk menunjukkan seberapa besar mereka telah mengurangi perbedaan antara mereka dan Barcelona. Kami semua sudah tahu bahwa laga kedua tim akan menentukan gelar (juara) di Spanyol,” paparnya.

Wenger sendiri memiliki dendam tersendiri dengan Barcelona. Beberapa kali timnya kandas oleh Blaugrana di Liga Champions yakni, di final tahun 2006, kemudian perempat final 2009, dan babak 16 besar 2010. Hal ini yang membuatnya geregetan menemukan resep mengalahkan Barcelona, dan memberikan analisis untuk partai El Classico.

“Kuncinya adalah untuk memutuskan apakah anda memainkan tempo tinggi atau lebih ke dalam (bertahan). Anda harus menyerang mereka, memaksa mereka bertahan dan Real Madrid memiliki kesempatan melakukan itu, Saya yakin mereka mampu,” imbuhnya.

Madrid sendiri memang sudah berpengalaman menghadapi Los Azulgrana arahan Pep Guardiola. Wenger pun memberikan saran untuk Los Merengues mengambil hikmat dari pengalaman berlaga melawan rival abadinya tersebut di masa pra musim lalu.

“Dalam laga pra musim mereka memutuskan bermain dengan tempo sangat tinggi dan mereka memberikan banyak masalah untuk Barcelona. Tetapi bisakah seperti itu untuk 90 menit melawan Barcelona? Untuk beberapa kesempatan, ketika anda tidak akan memenangkan (penguasaan) bola dengan tempo sangat tinggi, anda harus mengekspos (Lionel) Messi untuk berlari,” tutupnya.
(seb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar