Jose
Maria Callejon dipeluk rekannya, Gonzalo Higuain, setelah membobol
gawang Ajax Amsterdam pada partai terakhir kualifikasi Liga Champions
Grup D, Rabu atau Kamis (8/12/2011) dini hari WIB. Madrid akhirnya
menang 3-0 dan Ajax pun tersingkir.
Real
Madrid mencatat rekor tak terkalahkan pada babak penyisihan Grup D Liga
Champions setelah menang 3-0 atas tuan rumah Ajax Amsterdam, Rabu atau
Kamis (8/12/2011) dini hari WIB.
Hasil ini memantapkan Madrid di
posisi puncak dengan 18 poin. Sementara itu, Ajax harus gigit jari
setelah hanya menempati posisi ketiga klasemen dengan 8 angka. Ajax
tersingkir karena kalah selisih gol dari Olympique Lyon yang menduduki
peringkat kedua, setelah menghajar Dinamo Zagreb 7-1.
Sempat
memberikan perlawanan sengit pada awal babak pertama, Ajax harus
mengakui keunggulan Madrid pada menit ke-14. Adalah Jose Callejon yang
mampu menundukkan kiper Ajax, Kenneth Vermeer, dengan sepakan kaki
kirinya seusai menerima umpan Ricardo Kaka.
Ajax coba membalas.
Beberapa kali mereka mengancam gawang Madrid yang dikawal kiper kedua,
Antonio Adan. Namun, peluang yang didapat oleh Miralem Sulejmani dan
Gregory van der Wiel masih jauh dari sasaran.
Madrid pun sempat
mengancam pada menit ke-25. Umpan dari Gonzalo Higuain diterima dengan
baik oleh Karim Benzema yang kemudian melepaskan tembakan dengan kaki
kanannya. Beruntung bagi Ajax, Vermeer masih mampu mempertahankan
gawangnya.
Dua menit berselang, giliran Ajax yang balik
mengancam, dan kali ini lewat Christian Eriksen. Peluang Ajax ini
kembali terbuang percuma setelah upaya dari Eriksen masih mampu
dipatahkan oleh Adan.
Ajax kembali mengancam pada menit ke-32,
lagi-lagi lewat kaki Van der Wiel. Namun, peluang tersebut kembali
mentah setelah Adan sigap mengamankan gawangnya.
Keasyikan
menyerang, Ajax justru harus kebobolan. Kali ini, yang menjebol gawang
Ajax adalah Higuain, yang mampu memanfaatkan umpan dari Benzema. Higuain
menundukkan Vermeer dengan sepakan kaki kanannya. Gol ini menutup babak
pertama dengan keunggulan 2-0 untuk Madrid.
Pada babak kedua,
Ajax langsung berinisiatif menyerang. Pada menit ke-53, Ajax mendapat
peluang emas melalui Sulejmani. Sayang, upaya dari Sulejmani gagal
berbuah gol setelah bola hanya membentur tiang gawang.
Madrid
coba membalas pada menit ke-53. Sama seperti Sulejmani, usaha dari
Ricardo Kaka juga gagal membuahkan hasil karena ancamannya berhasil
dipatahkan oleh Vermeer.
Adan menjadi bintang Madrid dalam laga
ini. Berkali-kali kiper muda "Los Blancos" tersebut mengagalkan peluang
dari Ajax. Contohnya pada menit ke-62 dan ke-66, ketika ia menyelamatkan
gawangnya dari ancaman Lorenzo Ebicilio dan Christian Eriksen.
Ia juga mementahkan peluang kedua Ebilicio pada menit ke-73, begitu pula dengan ancaman dari Dmitry Bulykin pada menit ke-77.
Terus
menyerang, Ajax lupa akan pertahanannya. Madrid pun mampu memanfaatkan
situasi untuk mencuri gol ketiga pada menit ke-92 melalui aksi Callejon.
Skor 3-0 untuk Madrid pun bertahan hingga akhir pertandingan.
Susunan pemain
Ajax:
Kenneth Vermeer, Daley Blind, Jan Vertonghen, Vurnon Anita, Gregory Van
Der Wiel, Eyong Enoh, Theo Janssen (Davy Klaassen 76), Christian
Eriksen, Lorenzo Ebicilio, Nicolas Lodeiro (Dmitry Bulykin 74), Miralem
Sulejmani.
Madrid: Antonio Adan, Raul Albiol,
Raphael Varane, Fabio Coentrao, Alvaro Arbeloa (Pedro Mendes 67), Nuri
Sahin, Esteban Granero (Xabi Alonso 59), Karim Benzema (Hamit Altintop
55), Jose Maria Callejon, Gonzalo Higuain, Kaka.