Kamis, 08 Desember 2011

De Boer: Madrid Lebih Kuat dari Barca!


Frank de Boer.(foto:Daylife) 
Frank de Boer.(foto:Daylife) 
 
AMSTERDAM – Pelatih Ajax Amsterdam Frank De Boer ikut mengomentari duel El Clasico yang akan tersaji 10 Desember nanti di Santiago Bernabeu. Real Madrid yang akan dihadapi di Liga Champions nanti malam, menurutnya lebih kuat dari Barca.

“Sulit memprediksi siapa yang akan menang. Namun dengan tiga poin di atas Barca, Madrid berada di posisi yang lebih kuat,” kata De Boer, seperti dikutip Marca, Rabu (7/12/2011).

De Boer pun meyakini jika Madrid memetik kemenangan saat El Clasico nanti, maka gelar juara bertahan liga akan sulit diselamatkan Barcelona.Apalagi jika selisihnya sembilan poin, terlalu jauh untuk dikejar Barca.

”Sangat penting bagi Madrid untuk memenangkan pertarungan itu,” kata pelatih 41 tahun itu. Namun Madrid wajib waspada karena skuad Guardiola, hematnya, lebih baik dalam sisi teknik.

Sementara itu, menjelang pertemuan timnya dengan Madrid di laga terakhir penyisihan grup Liga Champions, De Boer berharap bisa memanfaatkan situasi kecemasan El Clasico di tubuh Madrid, sehingga bisa menuai poin untuk lolos ke fase 16 besar.

De Boer yakin, Madrid akan turun dengan tim lapis kedua, karena di kepala para punggawa El Galacticos yang ada saat ini hanya ambisi memenangkan laga El Clasico di mana Madrid pernah dipermalukan 0-5 pada musim lalu.

Jelang El Clasico : Hadapi Madrid, Barca Siap Main Fisik


Barcelona - Barcelona selama ini bermain lebih dengan mengandalkan sepakbola indah dan tiki-takanya. Menghadapi Real Madrid akhir pekan ini, Los Cules siap lebih bermain fisik demi meraih kemenangan.

Duel yang ditunggu-tunggu di La Liga akhirnya akan tersaji di Santiago Bernabeu, Minggu (11/12/2011) dinihari WIB. Madrid dan Barca akan bertarung demi harga diri, gengsi dan juga puncak klasemen yang kini sedang dikuasai Los Blancos.

Selisih poin Madrid dan Barca adalah tiga poin, dengan Barca sudah bermain sebanyak 15 kali sedangkan Madrid baru 14 kali. Kemenangan bagi Madrid tentunya akan memantapkan posisinya di puncak sedangkan sebaliknya, Barca akan mendapat "angin" untuk mengejar rivalnya itu.

Maka dari itu Xavi Hernandez menyebut laga kontra Madrid bisa jadi titik balik perjalanan Barca di musim ini. Posisi Madrid dan Barca di klasemen dinilai Xavi tak akan berpengaruh apapun saat keduanya berhadapan di lapangan hijau.

"Selalu menyenangkan menang di Bernabeu dan terlebih lagi melihat dari klasemen, maka itu (kemenangan atas Madrid) akan jadi titik balik bagi kami," tutur Xavi di situs resmi tim.

Pertemuan ke-8 kedua tim dalam kurun waktu setahun terakhir boleh jadi akan berjalan seperti yang sudah-sudah. Banyak adu fisik antara pemain, permainan keras cenderung kasar dan juga dibumbui kericuhan.

Untuk mengantisipasi itu, Xavi dan rekan-rekannya mengaku siap menanggalkan "sedikit" filosofi sepakbola indah-nya dan beradu fisik dengan pemain Los Merengues, demi mendapat tiga poin di sana.

"Madrid datang ke laga nanti dalam performa yang lebih baik dari tiga atau empat musim terakhir. Mereka kuat secara fisik. Namun menyenangkan jika bisa menang di Bernabeu," ujar Xavi.

"Kami akan menyulitkan mereka dan siap beradu fisik," tandas pesepakbola 31 tahun itu.

Jelang El Clasico : 'Madrid Akan Kalahkan Barca 3-1'



Madrid - Guti Hernandez menyebut Real Madrid sudah seperti sebuah keluarga untuknya. Tak heran kalau "keluarganya" itu ia jagokan untuk menang 3-1 lawan Barcelona.

Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (10/12/2011), akan mengetengahkan duel sengit antara dua klub raksasa Spanyol yang juga merupakan seteru abadi, Madrid dan Barca.

Menghabiskan nyaris seluruh karier profesionalnya bersama El Real, bukan kejutan kalau Guti menjagokan 'Si Putih' akan menjadi pemenang. Ia bahkan sudah punya prediksi skor akhir.

"Real Madrid pasti akan mengalahkan Barcelona. Saya pikir mereka akan memenangi pertandingan dengan skor 3-1," kata Guti kepada AS.

Penilaian itu dilontarkan Guti bukan hanya atas dasar subjektifitas. Menurutnya Madrid memang memiliki kekuatan lebih komplet ketimbang Barca.

"Barcelona bergantung sekali kepada Lionel Messi. Jika tak ada Messi, mereka cenderung kesulitan. Di sisi lain Real Madrid punya skuad fantastis. Mereka punya dua pemain hebat di setiap posisi. Jika Cristiano Ronaldo tak bisa main, mereka masih memiliki punya banyak pemain berkelas dan bermain dengan hebat," paparnya.

Guti kemudian juga mengungkapkan betapa Madrid masih amat ia sayangi. "Hatiku masih berdetak untuk Madrid dan akan selalu seperti itu. Madrid seperti keluarga keduaku. Klub itu sudah memberiku sedemikian banyak dan memainkan peranan besar dalam capaianku saat ini."

Wenger Tidak Sabar Saksikan El Clasico

 "Laga ini merupakan duel yang mempertemukan dua klub terbaik di dunia,"


Arsene Wenger 

Duel akbar antara Barcelona dan Real Madrid akhir pekan ini turut menyedot perhatian sejumlah manajer sepakbola Eropa. Salah satunya, adalah manajer Arsenal, Arsene Wenger.

Wenger mengaku tidak sabar untuk menyaksikan laga yang bertajuk duel El Clasico tersebut karena keduanya merupakan dua tim terbaik dunia saat ini. Duel ini sendiri akan digelar pada 10 Desember 2011 mendatang di Santiago Bernabeu.

"Laga ini merupakan duel yang mempertemukan dua klub terbaik di dunia. Sehingga ini tentu saja menjadi sebuah laga yang kami tunggu-tunggu," ujar Wenger seperti dikutip dari situs resmi Arsenal, Kamis 8 Desember 2011.
"Kuncinya adalah apakah akan memilih bermain menyerang atau bertahan untuk menghadapi Barcelona. Anda harus menyerang mereka dan menekan pertahanannya. Real Madrid memiliki kesempatan untuk melakukan itu dan saya yakin Madrid akan bermain seperti itu," sambung Wenger.
Wenger sendiri memang tidak asing dengan permainan skuad Barcelona. The Gunners beberapa kali bersua dengan Barcelona dalam sejumlah kesempatan di Liga Champions. Meski timnya kerap kalah, namun permainan skuad Arsenal banyak menuai pujian. Pasalnya, The Gunners yang didominasi pemain muda mampu meladeni permainan cepat Barcelona yang bertaburan pemain bintang.
"Dalam pertandingan pra-musim lalu, Madrid memilih bermain menyerang dan ternyata cukup memberikan tekanan kepada Barcelona. Tinggal pertanyaannya, bisakah Madrid melakukannya selama 90 menit melawan Barcelona di laga El Clasico akhir pekan ini?," tandasnya.(bow)

Analisa Wenger Buat Madrid Kalahkan Barca


Arsene Wenger  (Foto: Daylife)
Arsene Wenger (Foto: Daylife)
LONDON - Arsene Wenger ternyata tidak ingin melewatkan laga El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona akan berlangsung Minggu (11/12/2011). Pelatih Arsenal ini menyempatkan diri untuk membuat analisis tentang bagaimana cara yang tepat bagi Real Madrid untuk mengalahkan Barcelona.

Pelatih asal Prancis tersebut merasa El Classico merupakan partai kelas berat Liga Spanyol. Menurut Wenger, ini adalah saat yang tepat bagi El Real untuk menunjukkan kelas mereka yang dalam beberapa musim terakhir seakan tertinggal dari Barcelona.

“Itu jelas merupakan laga di masa ini yang mempertemukan dua tim terbaik di dunia, jadi itu adalah laga yang ingin kami saksikan. Tidak ada seorang pun yang ingin kalah disana. Perang urat syaraf mungkin memainkan peran besar kaerna tekanan yang ada selalu tinggi,” ujar Wenger dalam situs resmi klub, disitat dari Goal, Kamis (8/12/2011).

“Secara keseluruhan itu adalah kesempatan bagi Real Madrid untuk menunjukkan seberapa besar mereka telah mengurangi perbedaan antara mereka dan Barcelona. Kami semua sudah tahu bahwa laga kedua tim akan menentukan gelar (juara) di Spanyol,” paparnya.

Wenger sendiri memiliki dendam tersendiri dengan Barcelona. Beberapa kali timnya kandas oleh Blaugrana di Liga Champions yakni, di final tahun 2006, kemudian perempat final 2009, dan babak 16 besar 2010. Hal ini yang membuatnya geregetan menemukan resep mengalahkan Barcelona, dan memberikan analisis untuk partai El Classico.

“Kuncinya adalah untuk memutuskan apakah anda memainkan tempo tinggi atau lebih ke dalam (bertahan). Anda harus menyerang mereka, memaksa mereka bertahan dan Real Madrid memiliki kesempatan melakukan itu, Saya yakin mereka mampu,” imbuhnya.

Madrid sendiri memang sudah berpengalaman menghadapi Los Azulgrana arahan Pep Guardiola. Wenger pun memberikan saran untuk Los Merengues mengambil hikmat dari pengalaman berlaga melawan rival abadinya tersebut di masa pra musim lalu.

“Dalam laga pra musim mereka memutuskan bermain dengan tempo sangat tinggi dan mereka memberikan banyak masalah untuk Barcelona. Tetapi bisakah seperti itu untuk 90 menit melawan Barcelona? Untuk beberapa kesempatan, ketika anda tidak akan memenangkan (penguasaan) bola dengan tempo sangat tinggi, anda harus mengekspos (Lionel) Messi untuk berlari,” tutupnya.
(seb)

Singkirkan Ajax, Madrid Sempurna








Jose Maria Callejon dipeluk rekannya, Gonzalo Higuain, setelah membobol gawang Ajax Amsterdam pada partai terakhir kualifikasi Liga Champions Grup D, Rabu atau Kamis (8/12/2011) dini hari WIB. Madrid akhirnya menang 3-0 dan Ajax pun tersingkir.
 
Real Madrid mencatat rekor tak terkalahkan pada babak penyisihan Grup D Liga Champions setelah menang 3-0 atas tuan rumah Ajax Amsterdam, Rabu atau Kamis (8/12/2011) dini hari WIB.

Hasil ini memantapkan Madrid di posisi puncak dengan 18 poin. Sementara itu, Ajax harus gigit jari setelah hanya menempati posisi ketiga klasemen dengan 8 angka. Ajax tersingkir karena kalah selisih gol dari Olympique Lyon yang menduduki peringkat kedua, setelah menghajar Dinamo Zagreb 7-1.

Sempat memberikan perlawanan sengit pada awal babak pertama, Ajax harus mengakui keunggulan Madrid pada menit ke-14. Adalah Jose Callejon yang mampu menundukkan kiper Ajax, Kenneth Vermeer, dengan sepakan kaki kirinya seusai menerima umpan Ricardo Kaka.

Ajax coba membalas. Beberapa kali mereka mengancam gawang Madrid yang dikawal kiper kedua, Antonio Adan. Namun, peluang yang didapat oleh Miralem Sulejmani dan Gregory van der Wiel masih jauh dari sasaran.

Madrid pun sempat mengancam pada menit ke-25. Umpan dari Gonzalo Higuain diterima dengan baik oleh Karim Benzema yang kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kanannya. Beruntung bagi Ajax, Vermeer masih mampu mempertahankan gawangnya.

Dua menit berselang, giliran Ajax yang balik mengancam, dan kali ini lewat Christian Eriksen. Peluang Ajax ini kembali terbuang percuma setelah upaya dari Eriksen masih mampu dipatahkan oleh Adan.

Ajax kembali mengancam pada menit ke-32, lagi-lagi lewat kaki Van der Wiel. Namun, peluang tersebut kembali mentah setelah Adan sigap mengamankan gawangnya.

Keasyikan menyerang, Ajax justru harus kebobolan. Kali ini, yang menjebol gawang Ajax adalah Higuain, yang mampu memanfaatkan umpan dari Benzema. Higuain menundukkan Vermeer dengan sepakan kaki kanannya. Gol ini menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 untuk Madrid.

Pada babak kedua, Ajax langsung berinisiatif menyerang. Pada menit ke-53, Ajax mendapat peluang emas melalui Sulejmani. Sayang, upaya dari Sulejmani gagal berbuah gol setelah bola hanya membentur tiang gawang.

Madrid coba membalas pada menit ke-53. Sama seperti Sulejmani, usaha dari Ricardo Kaka juga gagal membuahkan hasil karena ancamannya berhasil dipatahkan oleh Vermeer.

Adan menjadi bintang Madrid dalam laga ini. Berkali-kali kiper muda "Los Blancos" tersebut mengagalkan peluang dari Ajax. Contohnya pada menit ke-62 dan ke-66, ketika ia menyelamatkan gawangnya dari ancaman Lorenzo Ebicilio dan Christian Eriksen.

Ia juga mementahkan peluang kedua Ebilicio pada menit ke-73, begitu pula dengan ancaman dari Dmitry Bulykin pada menit ke-77.

Terus menyerang, Ajax lupa akan pertahanannya. Madrid pun mampu memanfaatkan situasi untuk mencuri gol ketiga pada menit ke-92 melalui aksi Callejon. Skor 3-0 untuk Madrid pun bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan pemain
Ajax
: Kenneth Vermeer, Daley Blind, Jan Vertonghen, Vurnon Anita, Gregory Van Der Wiel, Eyong Enoh, Theo Janssen (Davy Klaassen 76), Christian Eriksen, Lorenzo Ebicilio, Nicolas Lodeiro (Dmitry Bulykin 74), Miralem Sulejmani.

Madrid: Antonio Adan, Raul Albiol, Raphael Varane, Fabio Coentrao, Alvaro Arbeloa (Pedro Mendes 67), Nuri Sahin, Esteban Granero (Xabi Alonso 59), Karim Benzema (Hamit Altintop 55), Jose Maria Callejon, Gonzalo Higuain, Kaka.

Xavi: "El Clasico" Jilid I Bukan Penentu



AFP
Pemain Barcelona, Xavi Hernandez (kanan) dan Lionel Messi, terpilih sebagai kandidat pemain untuk tim terbaik dunia 2011 versi FIFA.


Gelandang sekaligus kapten Barcelona, Xavi Hernandez, menilai laga "El Clasico" antara timnya dengan Real Madrid, Sabtu (10/12/2011), bukan laga penentu juara Liga BBVA musim ini.

Beberapa pihak memang menilai laga ini menjadi laga krusial bagi Barcelona. Jika kalah, maka peluang pasukan Pep Guardiola untuk mempertahankan gelar semakin kecil.

"Jika kami tidak menang, masih ada banyak poin (yang bisa dimenangkan). Tak akan ada keputusan (final)," kata Xavi.

Saat ini Madrid berada di peringkat pertama dengan 37 poin, unggul tiga poin dari Barcelona yang ada di posisi kedua. Namun, Madrid punya keuntungan karena masih menyisakan satu pertandingan lebih banyak ketimbang Barcelona.

Xavi mengakui bahwa Madrid memang berada dalam posisi lebih baik di klasemen ketimbang klubnya. Namun, katanya, itu tak menjamin hal itu akan membuat Madrid bisa meraih tiga poin dalam laga nanti.

"El Clasico bukan soal peringkat. Semua hal bisa saja terjadi. Ini Clasico pertama sejak tiga atau empat tahun terakhir di mana Madrid berada dalam kondisi yang lebih baik. Mereka secara fisik mereka sangat kuat," jelas Xavi.

Jumat, 02 Desember 2011

Madrid Cetak Gol Jarak Jauh Terbanyak di La Liga


Madrid Cetak Gol Jarak Jauh Terbanyak di La Liga

Fantastis, Real Madrid bukan hanya menjadi tim paling subur dengan dengan koleksi 46 gol, tetapi juga menjadi tim yang paling banyak memasukkan gol dari luar kotak penalti.

Madrid memimpin daftar berkat gol yang dicetak Xabi Alonso, Karim Benzema, Gonzalo Higuain, Cristiano Ronaldo dan Kaka dari luar kotak penalti. Sedangkan Barcelona hanya menempati peringkat ke-5 lewat gol yang dilesakkan Thiago Alcantara, Dani Alves dan Xavi.

Berikut daftar lengkap pemain yang mencetak gol di luar kotak penalti.


Pemain yang mencetak gol dari luar kotak penalti

Tim

Pencetak Gol

Jumlah
Real Madrid Alonso, Benzema, Higuain, Cristiano Ronaldo, Kaka

5
Real Sociedad Estrada (2), Inigo Martinez (2)

4
Malaga Cazorla (4)

4
Valencia Canales, Tino Costa, Jonas

3
Barcelona Thiago, Alves, Xavi

3
Getafe Pedro Leon, Guiza, Barrada

3
Osasuna Cejudo, Nekounam

2
Villarreal Borja Valero (2)

2
Granada Negredo, Del Moral

2
Sevilla Mikel Rico, Martins

2
Mallorca De Guzman (now at Villarreal), Castro

2
Athletic Muniain, Iraola

2
Levante Barkero, Ruben Suarez

2
Atletico Dominguez

1
Sporting Bilic

1
Betis Benat

1
Espanyol Javi Lopez

1
Rayo Trashorras

1
Racing
-


0
Zaragoza
-

Strategi Barcelona di El Clasico Terungkap

 Guardiola memasang strategi menyerang dalam laga di Bernabeu ini. 

 

Pelatih Barcelona, Pep Guardiola tampaknya sudah mempersiapkan strategi sejak dini guna mengantisipasi laga El Clasico melawan Real Madrid. Apalagi, laga bergengsi ini akan dipentaskan di kandang Madrid, Santiago Bernabeu, 10 Desember 2011.

Guardiola  memasang strategi menyerang dalam laga di Bernabeu ini. Menurut Sport, Barcelona akan memasang pola 3-5-2. Beda dengan pakem biasanya 4-3-3.

Javier Mascherano akan bermain di sentral pertahanan bersama Eric Abidal dan Carles Puyol. Dengan komposisi seperti ini, maka trio bek ini dipastikan akan fokus untuk bertahan dan takkan bantu menyerang.

Lini tengah akan menjadi pertaruhan Guardiola untuk memenangkan duel bebuyutan ini. "Buat saya, kuncinya selalu ada di lini tengah. Semakin banyak punya gelandang akan lebih baik," ujar Guardiola tentang perekrutan Cesc Fabregas pada awal musim ini.

Fabregas dipastikan akan mengisi satu posisi di lini tengah bersama Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Dua lainnya yakni Sergio Busquets dan Dani Alves.

Busquets akan ikut melindungi trio bek Barca sebelum para pemain Madrid masuk ke lini pertahanan. Sedangkan Alves didorong agak ke depan untuk bantu menyerang dari sayap kanan.

Di depan, Lionel Messi tak tergantikan. Guardiola tinggal memilih tandem Messi dimana David Villa tampaknya akan ditinggalkan di bangku cadangan.

Pep mungkin akan memasang Fabregas yang akan diintruksikan berada di belakang Messi. Posisi Cesc bisa diisi oleh Alexis Sanchez yang sudah pulih dari cedera dan tampil apik saat langsung mencetak dua gol dalam comeback melawan Rayo Vallecano.

Formasi Barca ini memang benar-benar sangat menyerang. Ketajaman serta kebenaran formasi akan ditentukan dalam laga panas di Bernabeu nanti.

Real Madrid Jual Gonzalo Higuain Demi Wayne Rooney

Demi mendapatkan dana lebih untuk memboyong Wayne Rooney, Real Madrid tawarkan Gonzalo Higuain ke Chelsea.

Gonzalo Higuain,  Real Madrid, 
Zaragoza (MARCA)
Real Madrid dikabarkan akan mencoba menawarkan striker mereka, Gonzalo Higuain, kepada salah satu klub raksasa Liga Primer Inggris, yaitu Chelsea.

Sport mengabarkan presiden Real Madrid berkenan menjual striker asal Argentina tersebut kepada Roman Abramovich dengan harga £40 juta.

Florentino ingin menjual Higuain dengan harga tinggi, untuk membantu mengumpulkan dana untuk mengajukan tawaran fantastis kepada striker andalan Manchester United dan timnas Inggris, yaitu Wayne Rooney.


Diperkirakan, raksasa Primera Liga Spanyol tersebut akan mempersiapkan £60 juta untuk memboyong Rooney ke Santiago Bernabeu. 

Casillas Kiper Terbaik Madrid dan Spanyol Sepanjang Masa

Floretino Perez

image
Iker Casillas. (Getty Images)

Presiden Floretino Perez sepertinya sangat puas atas kontribusi Iker Casillas untuk Real Madrid. Dia pun tidak segan-segan memuji dengan mengatakan bahwa kiper itu adalah yang terbaik dalam sejarah.
Casillas merupakan pemain yang bergabung dengan El Real pada 1999 silam. Berkat dia Los Blancos sanggup memenangi empat gelar La Liga dan dua trofi Liga Champion.

Penjaga gawang berusia 30 tahun itu tidak saja sukses bersama Madrid. Kontribusi besarnya dengan tampil sebanyak 127 kali juga menjadikan timnas Spanyol sukses menjadi yang terbaik di Eropa dan dunia. Ya, La Furia Roja untuk kali kedua sanggu menjadi juara di Piala Eropa pada 2008 lalu dan untuk pertama kalinya dalam sejarah menyandang status juara dunia pada 2010 lalu.

"Dia datang sebagai pemain muda dan tumbuh berkembang di sini sampai menjadi yang terbaik di dunia," puji Perez.

"Kepribadiannya membuat dia menjadi salah satu pemain yang paling disegani. Para pemain melihat Iker sebagai simbol dan contoh. Ini menyiratkan sebuah tanggung jawab besar. Dia adalah kiper terbaik dalam sejarah Real Madrid dan Spanyol."

Nama Mou Dipakai Untuk Meng-Hack Rambu Lalu Lintas Barcelona



Bola.net - Laga El Clasico memang masih akan berlangsung 8 hari mendatang, tetapi situasi panas sudah bisa tergambarkan di luar stadion. Pada papan penunjuk di jalanan kota Barcelona, Ronda de Dalt ada typo yang sukup menarik perhatian. Bukannya ditulis sebagai peringatan "traffic restrictions near Barca's Camp Nou", pada papan petunjuk malah tertulis "traffic restrictions near Barca's Mou Camp"


Entah siapa yang melakukan hal ini. Apakah ulah hacker pendukung Madrid yang merujuk kepada nama panggilan pelatih Los Blancos, Jose Mourinho. Atau hanya pekerja yang lalai dalam mengetik pesan di papan tersebut. Hingga kini hal itu masih menjadi misteri. Yang pasti laga El Clasico mempertemukan Barcelona dan Real Madrid 10 Desember mendatang akan berlangsung menarik, jangan lewatkan!

Jelang Sporting Gijon vs Real Madrid

 Ronaldo Kembali, Carvalho Tetap Ditepikan 

 image
Cristiano Ronaldo. (Getty Images)
 
Sempat dikabarkan cedera engkel, Cristiano Ronaldo dinyatakan siap merumput kembali saat Real madrid menghadapi Sporting Gijon, Sabtu (3/12) dini hari WIB. Di saat yang sama Ricardo Carvalho harus kembali masuk ruang terapi Madrid karena cedera lutut.
Sebelumnya Ronaldo sempat diragukan akan tampil di pertandingan melawan Gijon setelah mendapat tekel cukup keras dari Luis Perea saat Madrid menumbangkan Atletico Madrid 4-1, Sabtu (26/11). Pasalnya, akibat tekel itu, Ronaldo absen pada sesi latihan resmi yang digelar Jose Mourinho sehari sesudahnya dengan alasan engkel terkilir.

Namun rupanya Ronaldo berhasil pulih lebih cepat dari yang diperkirakan. Kini penyerang asal Portugis itu dinyatakan telah kembali fit dan siap memperkuat Madrid. "Cristiano Ronaldo kembali bergabung dengan skuat dalam sesi latihan resmi pagi ini (Kamis 1 Desember waktu setempat) untuk melakukan persiapan melawan Sporting Gijon Sabtu ini," tulis pernyataan di situs resmi Madrid.
Di sisi lain, nasib Ricardo Carvalho ternyata tak seberuntung Ronaldo. Setelah sempat absen selama lima pekan akibat cedera punggung, bek berusia 33 tahun itu harus kembali ditepikan karena mengalami masalah pada ligamen lutut kanannya saat latihan bersama rekan-rekannya pekan ini. Dengan masalah yang dialaminya itu, Carvalho diragukan bisa bermain saat duel El Clasico melawan Barcelona pada 10 Desember nanti.

Rabu, 30 November 2011

Lewat LA Galaxy, Obama Titip Salam Untuk Indonesia

 
Beberapa pekan lalu, Los Angeles Galaxy baru saja memastikan diri sebagai kampiun Major League Soccer (MLS) musim ini. Dan, sebagai bentuk apresiasi, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama memberi ucapan selamat atas prestssi LA Galaxy itu.
Ucapan selamat disampaikan langsung oleh Obama kepada pelatih LA Galaxy, Bruce Arena melalui sambungan telepon. Secara khusus presiden kulit hitam pertama di AS itu juga mengundang seluruh skuad LA Galaxy merayakan gelar juara di Gedung Putih. Dan inilah pertama kalinya seorang presiden AS memberi ucapan selamat langsung kepada pelatih tim juara melalui telepon.
"Presiden mengatakan, sebagai penggemar sepak bola, dia ingin pelatih Arena tahu bahwa timnya telah memberi banyak inspirasi kepada para pemain muda, termasuk anaknya. Presiden mengucapkan selamat kepada Arena atas keberhasilannya, dan meminta dia menyampaikan selamat kepada Landon Donovan, David Beckham, dan seluruh tim," bunyi pernyataan yang disampaikan juru bicara Gedung Putih seperti dikutip dari Lagalaxy.com.
Menariknya, saat ini skuad LA Galaxy tengah berada di Jakarta, Indonesia guna melakoni laga eksibisi melawan Indonesia Selection, Rabu (30/11). Dan sebuah kebetulan pula Obama memiliki kedekatan dengan Indonesia. Semasa kecil, Obama memang pernah tinggal dan sekolah di Jakarta, tepatnya di daerah Menteng.
Beberapa kali Obama pun menyempatkan diri berkunjung ke Indonesia. Hal tersebut mungkin saja turut menjadi bumbu obrolannya dengan Arena melalui sambungan telepon. Tentunya Obama tak akan pernah melupakan Indonesia. Negeri yang pernah menjadi bagian dari hidupnya.